10 Fakta Menarik Tempat Wisata di Pulau Komodo


Lingkungan laut di Taman Nasional Komodo adalah salah satu flora dan fauna terkaya di dunia dan masih relatif belum ditemukan. Taman seluas 2.000 kilometer persegi mencakup lahan lindung dan air diakui sebagai kawasan prioritas konservasi global yang memiliki serangkaian tempat wisata alam yang wajib kamu kunjungi.

Bagi Kamu yang untuk pertama kalinya datang ke Taman Nasional Komodo yang indah ini, Berikut 10 fakta menarik tempat wisata Taman Nasional Komodo yang kami lansir dari laman indonesia.travel.



Sunset di Pulau Kalong

 

 

Nama pulau ini cukup unik, Pulau Kalong berasal dari bahasa lokal kelelawar (rubah terbang raksasa). Kelelawar merupakan daya tarik dari pulau ini yang dapat membuat tontonan ,Matahari tenggelam (sunset) sangat memikat tidak seperti di tempat lainnya.

Saat hari menjelang senja, para wisatawan diundang untuk menyaksikan ribuan kelelawar yang bermigrasi dari pulau dengan latar belakang matahari tenggelam yang sangat menakjubkan. Suara bergemuruh dari suara kelelawar saat mereka melarikan diri dari hutan bakau dan melayang di matahari tenggelam akan meninggalkan kenangan abadi yang tak mudah kamu lupakan selama hidup kamu.

Situs Diving yang menakjubkan

 

 

Taman Nasional Komodo terletak startegis di jantung Segitiga Karang Asia Pasifik dan salah satu rumah bagi lingkungan laut terkaya di dunia. Penyelam, ilmuwan dan fotografer dari seluruh dunia datan ke taman nasional ini untuk menyelami keanekaragaman hayati yang menakjubkan yang dapat ditemukan di salah satu dari banyak tempat menyelam. Pulau-pulau besar seperti Pulau Rinca, Pulau Komodo dan Pulau Padar beserta pulau-pulau kecil yang meneglilinginya membuat setidaknya 100 situs menyelam kelas dunia.
Daerah ini terkenal akan arusnya yang ganas, riptides dan pusaran air yang banyak membawa nutrisi dari kedalaman Samudera Hindia untuk menciptakan kondisi ideal bagi ribuan spesies ikan tropis dan karang untuk terus berkembang.

Lokasi penyelaman di Taman Nasional Komdo cukup bervariasi. Mulai dari penyelaman air biru yang menantang dengan kemungkinan melihat pari manta, hiu dan dugong hingga penyelaman rendah dimana penyelam dapat menemukan pantai inverterba yang lebih dekat. 

Menyelam di Taman Nasional Komodo akan membawa kamu ke jantung lingkungan laut paling dinamis di dunia.

Karena disini memiliki arus yang cukup kuat yang dapat membawa kamu langsung menuju Samudera Hindia serta keberadaan mamalia laut besar, Pengunjung sangat disarankan untuk melibatkan operator selam yang terkemuka dan berpengalaman untuk menghindari mereka yang tidak memiliki langkah-langkah keamanan dasar.


Komodo Dragon / Komodo

 

Komodo Dragon dapat tumbuh hingga 3 meter dengan berat bisa mencapai 70 kilogram. Komodo Dragon atau yang dikenal dengan "Varanus Komodoensis" adalah reptil terbesar di dunia yang diidentifikasi dengan ukuran besar, kepala datar, kaki tertunduk, ekor panjang tebal dan lidah berbentuk garpu. Komodo dapat berlari dan berenang hingga 20 kilometer per jam serta memiliki penglihatan yang sangat baik dimana ia dapat melihat objek dari jarak sekitar 300 meter.
Hewan Komodo merupakan pemangsa yang ganas, reptil ini adalah karnivora dan dapat memakan 80% dari berat badannya dalam satu kali makan seperti kerbau, rusa, babi dan bahkan manusia. Ia memiliki cara membunuh yang unik dengan menggigit mangsanya. Seperti memangsa seekor kerbau besar, Ia mengelilinginya dalam sebuah kelompok lalu menunggu dengan sabar sampai racun dalam air liurnya perlahan-lahan membunuh korbannya. Setelah benar-benar hancur, ia akan memakanya hingga ketulang-tulangnya. Jika mangsanya lolos setelah di gigit, biasanya akan mati dalam waktu 24 jam karena keracunan darah yang berasal dari air liur komodo yang sangat beracun.
Komodo Dragon hanya dapat ditemukan di Taman Nasional Komodo dan Pulau Flores dan sekitarnya. Mahluk prasejarah ini merupakan primadona Taman Nasional Komodo. Meskipun sangat luar biasa untuk dilihat, Namun kamu harus berhati-hati dan menjaga jarak dari hewan ini. Selalu didampingi pemandu dan ikuti semua intruksi ketika berada di dekat Kadal Raksasa ini walaupun mereka mungkin terlihat jinak.

Iklim dan Geografi

 


 

Iklim di Taman Nasional Komodo adalah salah satu yang paling kering di Indonesia. Taman Nasional ini setidaknya tidak mengalami turun hujan selama sekitar 8 bulan dalam setahun dan sangat dipengaruhi oleh hujan musim hujan. Suhu harian selama musim kemarau antara bulan Mei hingga Oktober rata-rata mencapai 40 derajad. Karena iklimnya yang kering, tanah kasar dengan bukit berbatu dan spesies tanaman terbatas pada rumput, semak, anggrek dan pohon.
Sebaliknya, wilayah laut memiliki lanskap yang kaya dan penuh warna. Taman Nasional Komodo berada di dalam Segitiga Karang Asia Pasipik yang penuh dengan berbagai padang lamun, aneka terumbu karang warna-warni dan hutan bakau yang lebat.

Aneka Flora dan Fauna

Selain habitat asli Komodo Dragon yang sangat luar biasa, Taman Nasional Komodo juga merupakan habitat mahluk darat dan laut lainnya. Di sini kamu dapat menyaksikan hewan-hewan yang menarik berkeliaran bebas di alam terbuka.
Hewan darat yang dapat kamu temukan disini selain penuh dengan keanekaragaman reptil, mamalia dan burung juga terdapat 12 spesies ular , 9 spesies kadal, berbagai katak, rusa Timor (mangsa utama Komodo), kuda, kerbau, babi hutan, tikus Rinca endemik, kelelawar buah, orange bermata semak-semak dan lebih dari 40 spesies burung.
Begitu juga dengan fauna lautnya yang sangat beragam. Perairan Taman Nasional Komodo memiliki 1.000 spesies ikan, 10 jenis lumba-lumba, 6 jenis ikan paus, duyung, penyu hijau, berbagai jenis hiu, pari manta besar, ikan pari, reptil laut dan krustasea atau jika kamu beruntung dapat menyaksikan paus bermigrasi.



Mendaki Pulau Padar

 

 

Alasan selanjutnya Mengunjungi Taman Nasional Komodo adalah menyaksikan pemandangan yang sangat indah di Pulau Padar tidak ada duanya. Pulau Padar adalah tempat yang sempurna untuk pendakian yang indah dan foto yang spektakuler. Saat kamu mendaki ke salah satu dari banyak bukit berumput, kamu akan terpukau dengan warna hijau, putih dan biru yang cantik disekitarnya.
Lokasi strategis dari puncak tertinggi akan memberi kamu pemandangan yang menakjubkan dari empat pantai berkilauan berbentuk bulan sabit dan banyak sekali foto untuk membuat keluarga dan teman-teman kamu iri melihatnya. Perjalanan mendaki ke puncak gunung ini akan memakan waktu sekitar 2-3 jam. Bersiaplah dengan membawa sepatu, pakaian, air dan tabir surya yang nyaman karena sinar matahari bisa menjadi sangat terik di tempat ini.

Pink Beach di Pulau Komodo

 

 

Waktunya berenang, Singgahlah di Pantai Pink yang indah dengan air biru jernih yang menakjubkan. Dimana walaupun tanpa berenang, kamu dapat melihat karang. Pantai Pink itu seperti mimpi. Tidak ada orang lain disana, kamu dapat bersenang-senang berenang, menikmati pantai yang tenang alami dengan pasir merah muda yang nyata!
Terintregrasi dengan karang merah yang berkombinasi dengan pantai pasir putih yang alamin, pantai yang unik dan menawan ini dikenal dengan sebutan Pantai Merah atau Pink Beach.  Pantai ini adalah salah satu dari 7 pantai di dunia yang memiliki pasir berwarna pink. Dengan pemandangan perbukitan hijau yang asri, perairan pirus murni serta pantai pasir pink yang bercahaya ditambah dengan langit biru pasti akan membuat Abda terkagum-kagum berada di tempat yang indah bagai surga ini.
Selain memiliki panorama pantai yang cantik, Pink Beach juga menawarkan beberapa tempat snorkeling dan diving yang spektakuler. Lanskap laut yang murni dihiasi dengan berbagai biota laut menjadikan taman bawah laut menjadi rumah bagi ratusan spesies karang lunak dan keras dan karang yang ramai dengan berbagai spesies fauna laut.

Karena Pulau Komodo masih dihuni oleh Hewan Komodo, Pengunjung harus berhati-hati di pantai dan di dalam air. Sangat disarankan untuk datang kesini dengan pemandu resmi.

Desa Tradisional di Pulau Mesa

 

 

Pulau Mesa adalah tujuan yang sempurna bagi wisatawan untuk mendapatkan sekilas kehidupan tradisional yang dihuni oleh Suku Bajau yang dikenal dengan petualang laut yang luar biasa. Desa nelayan yang tenang dan santai ini memiliki populasi sekitar 1.500 penduduk dan wisatawan dapat menyaksikan penduduk setempat dalam tugas sehari-hari mereka seperti pengeringan mentimun, pengolahan ikan kerang dan menyiapkan berbagai makanan laut.

Penduduk Pulau Mesa sangat ramah dan bersahabat dan anak-anak sering berdatangan untuk menyambut wajah-wajah baru yang datang. Selain itu wisatawan juga dapat melihat rumah-rumah panggung tradisional yang menawan yang melayang diatas pasir dan garis pantai. 

Snorkeling di Pulau Kanawa

 

 

Singgahlah ke Pulau Kanawa untuk bersantai, berenang dan menikmati spot snorkeling yang luar biasa. Dengan airnya yang bersih dan jernih kamu dapat menyaksikan kehidupan bawah laut yang subur dari permukaan. Snokelers dapat memulai pertualangan bawah laut langsung dari dermaga karena laut sangat tenang dan gelombang kuat dilindungi oleh terumbu karang disekitarnya. Bersiaplah untuk terpesona oleh sekumpulan ikan tropis warna-warni, koral mistis dan fauna laut unik lainya seperti sinar menyengat, lumba-lumba dan juga kura-kura langka.
Pulau ini memiliki penerimaan signal telephone dan internet yang lemah dan transaksi di pulau ini secara ketat berdasarkan uang tunai. Wisatawan yang datang ke pulau ini didorong untuk membawa uang tunai yang cukup untuk menutup semua pengeluaran yang diperlukan.

Komodo di Pulau Rinca

 

 

Selain di Pulau Komodo, Pulau Rinca adalah tempat yang sempurna bagi kamu untuk melihat keberadaan Komodo Dragon yang eksotis. Disini, wisatawan akan diajak turun ke Dernaga Koh Kima untuk dibawa ke lokasi perkemahan Loh Buaya dimana Komodo Dragon dapat dilihat. Sebuah perjalanan dengan melintasi hutan lebat, ladang berumput dan kubangan air yang tersebar dimana Komodo Dragon sibuk berburu mangsa. Dan jika kamu beruntung, kamu dapat melihat fauna darat lainnya ditempat ini seperti kerbau liar, rusa timor, kuda liar dan berbagai jenis burung tropis.
Karena Komodo Dragon sifatnya cukup ganas, Wisatawan yang datang kesini harus menyewa jasa pemandu wisata yang berpengalaman. Siapkan pakaian keren dan tabir surya karena iklim di Pulau Rinca  bisa sangat kering dan panas.

Hari hari kamu berlibur di sini akan  sangat panjang dan  kamu pasti akan menikmati semua wisata yang disuguhkan, sekian.

0 Response to "10 Fakta Menarik Tempat Wisata di Pulau Komodo"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel