Lembah Ngingrong, Wisata Alam Angker Menarik di Gunungkidul


Pengunjung sedang menaiki flying fox, Lembah Ngingrong Yogyakarta
Pengunjung sedang menaiki flying fox, Lembah Ngingrong Yogyakarta

Lembah ngingrong Yogyakarta – Lembah Ngingrong terletak di Yogyakarta, lebih tepatnya berada di desa Mulo, kecamatan Wonosari. Lembah ngingrong merupakan 1 dari 16 wisaata yang ada di Gunungsewu di Gunung Kidul. Lembah ini dulunya dikenal angker dan kini menjadi destinasi wisata di Gunungkidul. Lembah ini memiliki luas sekitar 10 hektare dengan kedalaman 80 meter, dan terletak di pinggir jalan raya antara mulo – tepus. Menjadikan geosite yang satu ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, baik dari dalam dan luar negeri.

Lembah ngingrong terletak di jalan menuju pantai, yang sering digunakan untuk menyaksikan lembah sembari beristirahat. Di lembah ini juga terdapat goresan di dinding lembah yang membuat decak kagum pengunjungnya. Yaitu terdapat goresan yang bertuliskan lafas Allah. 

Desa wisata ini sangat mudah dijangkau dari kota Wonosari. Hanya berjarak sekitar 3 kilometer. Pengunjung yang berwisata ke tempat ini dapat menikmati permainan flyingfox di atas Lembah Ngingrong yang dibuat sepanjang 135 meter yang melintasi lembah ini dengan ketinggian 80 meter, yang membuat pengunjung menjadi terpacu adrenalinnya. Pengunjung juga disediakan penggunaan holling bagi pengunjung yang ingin menyaksikan dasar lembah dan susur gua. 

Lembah Ngingrong Yogyakarta
Lembah Ngingrong Yogyakarta
Fasilitas yang disediakan pengelola sangat memadai. Ini karena pemerintah mengembakan sarana dan prasarana demi kenyamanan Lembah Ngingrong ini. Tak juga itu, di tempat wisata ini juga dipandu oleh pemandu professional yang sudah memiliki sertifikasi. Goa yang terdapat di lembah Ngingrong ini memiliki keunikan, terdapat tiga step di dalam goa dan juga terdapat sungai bawah tanah yang airnya cukup jernih.


Untuk menikmati susur horizontal, pengunjung harus membayar sebesar Rp 200 ribu untuk empat orang. Sementara untuk susur gua telaga bawah tanah sebesar Rp 1,5 juta untuk tiga orang. Budget ini terbilang sangat worth it mengingat kenyamanan yang diberikan. Untuk menikmati flying fox, pengunjung cukup membayar Rp 45 ribu.

Ditempat ini juga terdapat pasar kuliner yang menyajikan makanan khas desa tersebut. Dan buka pada hari Sabtu dan Minggu. Makanan tradisional yang di jual pun bisa di katakan makanan yang sudah jarang di jual. Mulai dari botox, sambel tawon, makanan dari ketela, pecel, gudangan, nasi thiwul dan makanan tradisional lainnya.

Pasar wisata kuliner ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa agar perekonomian mereka meningkat. Yang semula hanya bertani kini juga sudah berjualan.


Lembah ngingrong
Lokasi wisata: klik disini!
Biaya masuk: gratis
Biaya permainan : Rp 45 ribu – Rp 1.5 juta

0 Response to "Lembah Ngingrong, Wisata Alam Angker Menarik di Gunungkidul"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel